JIWA
NASIONALISME DALAM GENERASI MUDA
Untuk memenuhi salah satu tugas pada
mata
kuliah Pengantar Teknologi Informasi
Oleh :
Yusi Kusnandasari
180110301020
Jurusan Ilmu Sejarah
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Jember
Generasi muda merupakan generasi penerus
bangsa, ialah orang-orang yang akan menjadi penentu cita-cita dan nasib bangsa.
Sebagaimana pepatah Bung Karno
: “ Berikan aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari
akarnya. Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kugoncangkan dunia “. Ini
menunjukkan bahwa pemuda memiliki peran dan pengaruh besar diantara
kalangan masyarakat. Mereka lah generasi yang kerap dikenal berjiwa pemberani,
kritis, juga aktif. Suaranya kerap didengar dan dipercaya mampu memperbaiki
suatu peradaban. Geraknya memiliki nilai positif untuk keutuhan Negara. Untuk
mencapai hal tersebut, generasi muda harus memiliki sikap nasionalisme dan
patriotisme yang tinggi. Nasionalisme sangat penting terhadap kehidupan
berbangsa dan bernegara karena sebagai pengabdian dan kecintaan terhadap
bangsa. Dengan demikian, generasi muda dapat menjaga keutuhan bangsa, persatuan
bangsa, dan dapat meningkatkan martabat serta citra positif bangsa dihadapan
negara-negara di dunia.
Namun, saat ini ada kecenderungan berkurangnya
jiwa nasionalisme dikalangan generasi muda. Hal ini dapat di lihat dari
beberapa tolak ukur yaitu kurangnya apresiasi generasi muda terhadap kebudayaan
asli Indonesia, pola dan gaya hidup remaja yang kebarat -baratan, dan
sebagainya. Lunturnya semangat nasionalisme dan kepedulian generasi muda
terhadap visi negara di masa yang akan datang menjadi tantangan di era
globalisasi pada jaman yang semakin maju ini. Tantangan berikutnya adalah paham
liberalis yang dianut oleh negara-negara barat yang memberikan dampak terhadap
kehidupan bangsa. Generasi muda meniru paham liberalis yang cenderung
menimbulkan sifat individualis yang hanya memikirkan dirinya sendiri tanpa
memerhatikan keadaan di sekitarnya. Mereka pun juga hanya berorientasi pada
keuntungan diri sendiri dengan sikap acuh tak acuh mau itu dengan cara yang
baik atau buruk. Tantangan itu sendiri tentu tidak menjadi hambatan dalam
membangun kembali semangat generasi muda.
Untuk mencapai hal tersebut memang tidak
mudah. Namun dengan keoptimisan dan kesadaran akan semangat nasionalisme dan
bertekad membangun bangsa, harapan akan perubahan generasi muda masih ada.
Dengan keyakinan dan tekad yang kuat sebagai modal dasar dan berilmu sebagai
pilar utama, maka tidak diragukan bahwa generasi muda masih diunggulkan sebagai
agen pengubah Indonesia ke arah yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar